Urban Farming adalah solusi bisnis alternatif pertanian di saat pandemi corona
Sayur-sayuran, buah dan apa saja yang bisa menjadi sumber pangan keluarga. Ajakan seperti ini sebetulnya bukanlah hal baru. Ini adalah narasi positif yang telah lama bertumbuh dari nenek moyang kita.
Namun, praktik cerdas yang juga merupakan suatu kearifan local (local wisdom) ini mungkin telah lama ditinggalkan banyak orang, diantaranya karena kesibukan. Lalu, pandemi Covid-19 seolah mengembalikan ingatan kita betapa pentingnya kebiasaan baik ini dihidupkan lagi agar akses pangan keluarga tetap terjaga.
Pertanda baik itu bersambut baik dan menggembirakan selama pandemi. Melalui postingan sosial media, orang-orang berbangga menunjukkan aksinya menanam di pekarangan rumah. Menariknya, aksi-aksi ini justru mulai berkembang di kota-kota (sebagian besar oleh anak-anak muda dan ibu rumah tangga).
Urban Farming adalah solusi bisnis alternatif pertanian di saat pandemi corona.
Masyarakat urban mulai paham bahwa pada ruang yang serba terbatas di halaman rumah—kreativitas menanam dapat dilakukan.
Namun, praktik cerdas yang juga merupakan suatu kearifan local (local wisdom) ini mungkin telah lama ditinggalkan banyak orang, diantaranya karena kesibukan. Lalu, pandemi Covid-19 seolah mengembalikan ingatan kita betapa pentingnya kebiasaan baik ini dihidupkan lagi agar akses pangan keluarga tetap terjaga.
Pertanda baik itu bersambut baik dan menggembirakan selama pandemi. Melalui postingan sosial media, orang-orang berbangga menunjukkan aksinya menanam di pekarangan rumah. Menariknya, aksi-aksi ini justru mulai berkembang di kota-kota (sebagian besar oleh anak-anak muda dan ibu rumah tangga).
Urban Farming adalah solusi bisnis alternatif pertanian di saat pandemi corona.
Masyarakat urban mulai paham bahwa pada ruang yang serba terbatas di halaman rumah—kreativitas menanam dapat dilakukan.

Komentar
Posting Komentar